Selasa, 27 September 2016

Sejarah dan Perkembangan Teknologi Handphone

I.  Pendahuluan
Penggunaan Handphone saat ini bisa dikatakan sebagai kebutuhan utama, karena keberadaannya sangat mempermudah komunikasi. Namun tidak banyak yang tahu Sejarah asal usul HandPhone hingga saat ini.
Penemu sistem telepon genggam yang pertama adalah Martin Cooper, seorang karyawan Motorola pada tanggal 03 April 1973, walaupun banyak disebut-sebut penemu telepon genggam adalah sebuah tim dari salah satu divisi Motorola (divisi tempat Cooper bekerja) dengan model pertama adalah DynaTAC.
Perangkat telekomunikasi yang memiliki kecanggihan yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, tetapi dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile) dan kita tidak perlu susah-susah meyambungkannya dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System for Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access). Badan yang mengatur telekomunikasi seluler Indonesia adalah Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI).
II. Analisa
  • Generasi awal
Awal penemuan telepon seluler dimulai 95 tahun yang lalu pada saat Departemen Kepolisian Detroit Michigan mencoba menggunakan telepon mobil satu arah.
Pada tahun 1940, Galvin Manufactory Corporation portable Handie-talkie SCR536. Masa ini merupakan generasi 0 telepon seluler atau 0-G, dimana telepon seluler mulai diperkenalkan.
Setelah mengeluarkan SCR536, kemudian pada 73 tahun yang lalu Galvin Manufactory Corporation mengeluarkan kembali partable FM radio dua arah pertama yang diberi nama SCR300 dengan model backpack untuk tentara U.S. Alat ini memiliki berat kurang lebih 16 kilogram dan dapat bekerja secara efektif dalam jarak operasi kurang lebih 17 sampai 32 meter.
  • Generasi 1
43 tahun yang lalu, Martin Cooper dari Motorola Corp menemukan telepon seluler pertama dan diperkenalkan kepada public pada 3 April 1973. Telepon seluler yang ditemukan oleh Cooper memiliki berat 30 ons atau sekitar 800 gram. Penemuan inilah yang telah mengubah dunia selamanya. Karena bersifat analog, maka sistem yang digunakan masih bersifat regional. Salah satu kekurangan generasi 1-G adalah karena ukurannya yang terlalu besar untuk dipegang oleh tangan.
  • Generasi 2
Generasi kedua atau 2-G muncul pada sekitar tahun 1990-an. 2G di Amerika sudah menggunakan teknologi CDMA, sedangkan di Eropa menggunakan teknologi GSM. GSM menggunakan frekuensi standar 900 Mhz dan frekuensi 1800 Mhz. GSM memiliki kapasitas pelanggan yang lebih besar. Penggunaan sinyal digital memperlengkapi telepon genggam dengan pesan suara, panggilan tunggu, dan SMS.
  • Generasi 3
3G memberikan pengguna mereka jangkauan yang lebih luas, termasuk internet sebaik video call ataupun free call berteknologi tinggi. Dalam 3G terdapat 3 standar untuk dunia telekomunikasi yaitu Enhance Datarates for GSM Evolution (EDGE), Wideband-CDMA, dan CDMA 2000. Kelemahan dari generasi 3G ini adalah kurangnya cakupan jaringan karena masih barunya teknologi ini.
  • Generasi 4
Generasi ini disebut juga Fourth Generation (4G). 4G merupakan sistem ponsel yang baru dikeluarkan menawarkan pendekatan baru dan solusi infrastruktur yang mengintegrasikan teknologi nirkabel yang telah ada. Sistem 4G berdasarkan heterogenitas jaringan IP yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan beragam sistem kapan saja. 4G juga memberikan penggunanya kualitas baik.
III. Referensi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar